masalahhariini.blogspot.com - Namanya Tyke, seekor gajah betina Afrika berusia sekitar 20 tahun pada 1994. Ia ditangkap di hutan Mozambik sewaktu masih bayi pada 1973. Sejak kecil ia sudah diperjualbelikan dengan tujuan sebagai hewan sirkus penghibur. ( VIDIO NYA ADA DI AKHIR )
Hewan yang seharusnya berlarian di alam bebas bersama kawanannya itu harus hidup terperangkap, terikat lantai, dan dipaksa mempelajari beberapa trik guna menarik atensi penonton.
Hidup yang penuh keterkekangan itu membuat Tyke depresi. Ia tercatat pernah mengamuk dan melawan pada para pelatihnya termasuk juga pada acara sirkus karena diduga stress.
Namun lewat pentataran kembali oleh pelatih pelatihnya, Tyke tetap dipaksa bekerja di sirkus.
Hal ini terus berlanjut hingga akhirnya hari memilukan itu tiba.
Pada 20 Agustus 1994, Tyke berada di Honolulu, Hawai, dalam rangkaian acara Circus International. Hari itu, tiba saat pertunjukan dimulai, Tyke memasuki Blaisdell Arena, lokasi dimana pertunjukan sirkusnya digelar.
Saat sudah berada di hadapan para penonton dan digiring ke tengah arena pertunjukkan, Tyke memperlihatkan gelagat yang tidak baik. Ia memberontak dan menendang barang-barang yang ada di hadapannya.
Pelatihnya, Allen Campbell lalu masuk untuk menenangkannya, namun pria itu justru mendapat serangan brutal dari Tyke. Gajah itu menginjak injak Allen hingga t3was serta melukai seorang pekerja sirkus lainnya di hadapan para penonton.
Melihat hal itu, penonton yang awalnya mengira gelagat Tyke adalah bagian dari pertunjukkan seketika menjerit saat melihat apa yang terjadi pada Allen. Mereka berteriak dan berhamburan keluar.
Disaat bersamaan, sadar tidak ada lagi yang bisa menahannya, Tyke juga berlari keluar arena. Ia menerobos gerbang dan memasuki area perkotaan di Honolulu. Ia berlari di jalan jalan raya dengan masih mengenakan kostum sirkusnya.
Hampir 30 menit Tyke berlari kesana kemari di jalanan kota. Ia seolah merasa kebingungan, tidak tau harus kemana. Dunia terasa begitu luas dan ia tidak pernah melihat itu sebelumnya.
Apalagi Tyke diketahui dirantai selama lebih dari 22 jam perhari dan menjalani beragam pelatihan (baca : siksaan) untuk menjadi gajah sirkus penurut. Ia tidak pernah bisa sebebas bahkan sejak ia lahir. Sesekali ia mengejar mobil atau orang di sekitar.
Sepertinya manusia adalah ketakutan terbesar bagi Tyke. Tatapannya terlihat begitu ketakutan dan penuh trauma. terbayang, apa saja yang telah ia lalui di sirkus dengan dipaksa mengikuti dan patuh untuk melakukan trik trik demi uang bagi sirkus.
Pelarian Tyle mencari kebebasan membuatnya berhadapan dengan polisi telah mengepungnya dari berbagai sisi. Awalnya polisi melarang melakukan tembakan kepada Tyke. Namun melihat betapa agresifnya hewan itu, polisi akhirnya terpaksa menghabisi sang gajah.
Dengan tembakan senjata api laras pendek dan panjang dari berbagai sisi, Tyke yang menghindari manusia dan mencari rumput hijau serta alam bebas itu akhirnya tidak mampu lagi berdiri dan mati di tempat dengan total 86- 87 peluru bersarang di tubuhnya
Kisah memilukan Tyke akhirnya diangkat ke layar lebar dengan judul "Tyke Elephant Outlaw" dan sirkus Hawai memberhentikan penggunaan gajah dalam pertunjukkannya setelah kejadian ini terjadi.
0 Komentar