BEIRUT – Suasana duka mendalam menyelimuti Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, Lebanon. Pasukan perdamaian PBB atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara penghormatan terakhir dan pelepasan bagi tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia.
Gugur dalam Tugas Pengabdian
Ketiga prajurit yang gugur merupakan anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL. Mereka adalah:
Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar
Sertu Muhammad Nur
Praka Farizal Rhomadhon
Ketiganya meninggal dunia saat menjalankan amanat negara sebagai pasukan penjaga perdamaian di wilayah Lebanon. Dedikasi dan pengabdian mereka di medan tugas menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam mendukung stabilitas keamanan internasional.
Upacara Pelepasan Penuh Khidmat
Upacara pelepasan yang digelar di Bandara Internasional Rafic Hariri berlangsung dengan standar militer internasional. Di hadapan rekan sejawat dari berbagai negara dan perwakilan PBB, jenazah ketiga prajurit diberikan penghormatan tertinggi sebelum diberangkatkan menuju Tanah Air.
Upacara ini menjadi momen emosional yang menunjukkan solidaritas sesama prajurit dalam misi kemanusiaan. Jenazah ketiganya kini dalam proses pemulangan untuk disemayamkan dan diserahkan kepada pihak keluarga di Indonesia dengan upacara penghormatan negara.
Negara memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengorbanan yang telah diberikan. Semangat patriotisme ketiga prajurit ini akan terus dikenang sebagai inspirasi bagi para penjaga perdamaian lainnya dalam menjalankan tugas mulia di seluruh penjuru dunia.

0 Komentar