Pasuruan Terendam: Sungai Welang Meluap, 1.500 Kepala Keluarga Terdampak Banjir


 PASURUAN – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu sejak kemarin mengakibatkan Sungai Welang tidak mampu lagi menampung debit air. Akibatnya, air meluap dan merendam ribuan rumah warga yang tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan pada Selasa (28/4/2026).

Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sebanyak 1.500 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan terdampak langsung oleh bencana ini. Beberapa titik pemukiman padat penduduk bahkan terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 50 cm hingga lebih dari 1 meter.

Jalur Pantura Sempat Tersendat

Selain merendam pemukiman, luapan Sungai Welang juga sempat menggenangi akses jalan utama di jalur Pantura yang menghubungkan Surabaya dan Probolinggo. Hal ini menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang karena kendaraan kecil sulit melintas di titik terdalam genangan.

Beberapa poin krusial terkait kondisi banjir saat ini meliputi:

  • Titik Terparah: Desa Kraton (Kabupaten) dan Kelurahan Karangketug (Kota) menjadi wilayah dengan dampak genangan paling tinggi.
  • Evakuasi Warga: Tim reaksi cepat BPBD bersama relawan telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu evakuasi kelompok rentan, terutama lansia dan anak-anak, menggunakan perahu karet.
  • Kebutuhan Mendesak: Warga terdampak kini sangat membutuhkan bantuan berupa makanan siap saji, air bersih, serta obat-obatan untuk mencegah penyakit pasca-banjir.

Upaya Penanganan

Pemerintah daerah setempat telah menetapkan status tanggap darurat dan segera mengaktifkan sejumlah posko pengungsian serta dapur umum di titik-titik aman. Petugas di lapangan juga terus memantau pergerakan awan dan debit air sungai, mengingat ramalan cuaca menunjukkan potensi hujan susulan masih cukup tinggi.

"Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika debit air kembali meningkat, terutama bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai," ungkap perwakilan BPBD Pasuruan.

Hingga berita ini diturunkan, air di beberapa titik dilaporkan mulai surut perlahan seiring dengan meredanya hujan di wilayah hulu, namun ribuan warga masih bertahan di tempat pengungsian menunggu kondisi rumah mereka kembali aman.



Posting Komentar

0 Komentar

Entri yang Diunggulkan