JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah konkret dalam upaya perlindungan lingkungan dan pembenahan tata kelola sumber daya alam. Dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Negara, Presiden secara resmi menginstruksikan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, untuk segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang terdeteksi bermasalah, khususnya yang beroperasi secara ilegal di kawasan hutan lindung.
Komitmen Perlindungan Ekosistem
Langkah ini diambil setelah adanya laporan mengenai banyaknya aktivitas pertambangan yang melanggar batas wilayah dan merusak ekosistem hutan yang seharusnya dilindungi. Presiden menekankan bahwa kedaulatan ekonomi tidak boleh mengorbankan keberlanjutan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.
"Kita butuh investasi, tapi bukan investasi yang merusak paru-paru bangsa. Saya perintahkan Menteri Bahlil untuk segera menyisir dan mencabut izin perusahaan yang membandel di kawasan hutan lindung," ujar Presiden Prabowo dengan tegas.
Penertiban Administrasi dan Lapangan
Merespons instruksi tersebut, Menteri Bahlil Lahadalia menyatakan siap melakukan koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Proses evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan yang:
Tidak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang sah.
Terbukti melakukan perusakan lingkungan di luar koordinat yang diizinkan.
Tidak aktif melakukan operasional namun tetap menguasai lahan (izin tidur).
Sanksi Tegas Bagi Pelanggar
Pemerintah memastikan tidak akan ada kompromi bagi pemegang IUP yang melanggar aturan. Selain pencabutan izin, perusahaan yang terbukti merusak hutan lindung juga terancam sanksi administratif hingga pidana lingkungan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi investor yang patuh sekaligus memulihkan fungsi hutan lindung sebagai penyangga kehidupan.
Pengumuman ini disambut positif oleh aktivis lingkungan yang berharap agar penertiban ini menjadi awal dari tata kelola pertambangan Indonesia yang lebih hijau dan bertanggung jawab.

0 Komentar